Advertisements
Video Kawah Gunung Agung

Video Kawah Gunung Agung Desember 2017, Langsung dari Puncak

Sedang viral (ya bisa dibilang viral lah, per 12 Desember 2017 pukul 22.22 WITA sudah 19,65 shares) video kawah gunung agung yang sepertinya direkam langsung dari bibir kawah. 😱😱😱

Berdasarkan tagar (hashtag) pada post video di FB di atas disebutkan #bukankarnanekat #ataucarisensasi. Tapipak, kalo menurut twit dari @id_magma:

Tidak perlu membahayakan jiwa untuk mengetahui kondisi kawah, gunakan teknologi.

Video Kawah Gunung Agung Direkam Saat Terjadi Semburan

Saat ini gunung Agung masih berstatus awas dan kembali menyemburkan material abu vulkanik pada Selasa 12 Desember kemarin. Sepertinya saat video di atas direkam (?) Bahkan, semburan abu mencapai jarak 12 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.15 Wita. Embusan abu ini terjadi seiring munculnya asap kelabu setinggi lebih kurang 1.500 meter (kompas.com).

Gunung Agung adalah gunung tertinggi di pulau Bali dengan ketinggian 3.031 mdpl. Gunung ini terletak di kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia. Pura Besakih, yang merupakan salah satu Pura terpenting di Bali, terletak di lereng gunung ini.

Pada bulan September 2017, peningkatan aktivitas gemuruh dan seismik di sekitar gunung berapi menaikkan status normal menjadi waspada dan sekitar 122.500 orang dievakuasi dari rumah mereka di sekitar gunung berapi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mendeklarasikan zona eksklusi sepanjang 12 kilometer di sekitar gunung berapi tersebut pada tanggal 24 September.

Sebuah erupsi magmatik dimulai pada hari Sabtu, 25 November 2017. Letusan dahsyat yang dihasilkan dilaporkan meningkat sekitar 1,5-4 km di atas kawah puncak, melayang ke arah selatan dan membersihkan daerah sekitar dengan lapisan gelap abu tipis, yang menyebabkan beberapa maskapai penerbangan membatalkan penerbangan menuju Australia dan Selandia Baru. Tingkat bahaya resmi tetap di 3, dengan penduduk disarankan untuk tinggal 7,5 km jauhnya dari kawah. Sejauh ini letusannya tampak moderat, dengan kemungkinan letusan lebih intensif dalam waktu dekat. Cahaya jingga kemudian diamati di sekitar kawah di malam hari, menunjukkan bahwa magma segar memang telah sampai ke permukaan. Pada tanggal 26 November 2017, pukul 23:37 WITA, sebuah letusan kedua terjadi. Ini adalah letusan kedua yang meletus dalam waktu kurang dari seminggu. Wikipedia

Advertisements

Komentar