Advertisements

Tarrare

Masih ingat dengan istilah omnivora?. Omnivora berasal dari kata latin omne yang berarti semua dan vorare yang berarti melahap. Omnivora tidak diterjemahkan secara langsung sebagai pemakan segala. Omnivora digunakan sebagai istilah bagi makhluk hidup yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan pokoknya. Tapi tahukah kalian bahwa di dunia ini pernah hidup manusia yang secara harafiah memakan segalanya seperti terjemahan secara langsung kata Omnivora tersebut di atas?

image via snarbolax.deviantart.com

Adalah seorang pria kelahiran Lyon, Perancis pada tahun 1772 bernama Tarrare yang memiliki kebiasaan yang tidak biasa untuk ukuran manusia normal. Tarrare memiliki nafsu makan yang sangat sulit untuk dihentikan. Nafsu makan yang sulit untuk dihentikan ini menyebabkan ia selalu lapar dan memakan apapun dengan porsi yang tidak terpikirkan oleh manusia pada jamannya. Pada usia 17 tahun, ia sanggup menghabiskan seekor sapi jantan dengan berat yang sama dengan dirinya dalam sehari. Ia divisualisasikan memiliki rambut tipis dan jarang, mulut yang sangat lebar dengan gigi yang penuh noda, dan bibir yang nyaris tidak terlihat. Meski memiliki nafsu makan yang sangat besar, Tarrare tidak mengalami kelebihan berat badan. Pada usia 17 tahun ia memiliki berat badan hanya 45 Kg. Tarrare juga digambarkan sebagai pria dengan bau badan yang sangat menyengat dan dapat tercium dari jarak 20 langkah, berkeringat berat yang mungkin menyebabkan ia memiliki bau yang sangat menyengat.Tarrare diusir oleh orang tuanya karena mereka sudah tidak sanggup memenuhi nafsu makan Tarrare yang sangat tidak normal ini. Tarrare kemudia bergabung dengan grup pertunjukkan keliling yang khusus menampilkan orang-orang dengan fisik dan kemampuan aneh.

Meski memiliki kehidupan yang aneh, dokter-dokter di rumah sakit Soultz-Haut-Rhin  memiliki ketertarikan secara khusus pada Tarrare karena mereka belum pernah menemukan pria sepertinya dan mencoba menguji sampai sejauh mana nafsu makan Tarrare dapat berakhir. Bila orang normal cenderung akan jijik dan segera meninggalkan Tarrare ketika mengetahui kondisinya, para dokter di rumah sakit Soultz-Haut-Rhin justru memberikan ia makanan setara dengan 15 orang, binatang dalam keadaan hidup seperti ular dan belut. Namun celakanya, nafsu makan yang tidak bisa terkendali ini membawa Tarrare untuk mengkonsumsi hal di luar nalar. Ia sempat tertangkap basah meminum darah pasien rawat inap, potongan tangan di ruang mayat dan hingga akhirnya ketika bayi 14 bulan dinyatakan menghilang, ia dikeluarkan dari rumah sakit itu.

Tarrare akhirnya meninggal pada tahun 1798 akibat tuberkolosis. Jaman sekarang, orang-orang akan menganggap Tarrare memiliki kerusakan otak dan menderita penyakit tiroid ekstrim. David Whelan, dalam artikelnya yang membahas mengenai Tarrare secara singkat mengatakan :

Tarrare was open to everything and, were he alive today, he’d have swallowed the barbecue before pulled pork even became cool

Advertisements

Komentar