Advertisements

Kabar Dari Hutan: Review Album Debut Pygmos

Kabar Dari Hutan, sebuah review oleh Kadek Adi Kurniawan (@admirekurniawan).

Hari itu sebuah paket tiba untuk saya. Paket itu berupa CD dari sebuah band indie Bali yang memang sudah dipesan dari jauh-jauh hari untuk saya dengar isinya. Kesan pertama yang saya dapatkan ketika pertama melihat sampul Album CD ini adalah unik dan imajinatif. Sampulnya berbentuk amplop coklat lengkap dengan perangko dan strip biru merah pada tepiannya, di sebelah kiri atas terbaca jelas nama albumnya, Kabar Dari Hutan. Perangko yang digunakan bergambarkan hewan yang menjadi inspirasi nama band ini, Pygmy Marmoset, lengkap dengan stempel nama yang sama. Nama saya terpampang jelas di atas amplop tersebut. Album ini adalah album pertama dari band atau duo Pygmy Marmoset, yang belakangan sering disingkat Pygmos.

Kabar Dari Hutan

Isi dari album Kabar Dari Hutan ini lebih unik lagi, terdiri dari sebuah CD, 4 lembar foto dan satu lembar kertas yang berisi ilustrasi lirik-lirik lagu yang ada di dalam Album tersebut. Pygmos sepertinya memang benar-benar memikirkan konsep kemasan dari album Kabar Dari Hutan ini. Tengoklah  pada bagaimana mereka mendesain ilustrasi lirik-lirik lagunya. Seluruh lirik lagu ditulis tangan yang kemudian diwarnai sedemikian rupa, hasilnya persis seperti coretan iseng pada sebuah diary. Jujur ini baru pertama kali saya melihat ilustrasi lirik yang dikemas sedemikian rupa seperti yang Pygmos lakukan, sederhana tapi orisinil.

Kabar Dari Hutan

Album Kabar Dari Hutan terdiri dari 8 buah lagu,dimana 3 diantaranya ditulis dalam bahasa Indonesia sedangkan sisanya dari bahasa Inggris. Materi yang terdapat di seluruh lagu  sangat ringan dan ear-catchy, yang bagi saya sangat cocok untuk didengar ketika pagi hari  atau dalam suasana perjalanan jauh di dalam mobil. Lirik-lirik lagu yang ditulis sangat ringan, mudah untuk dicerna dan dipahami oleh siapa saja namun tidak terasa dangkal. Begitu juga dengan musik yang mereka mainkan, perpaduan antara gitar, bass, perkusi, glockenspiel, pianika dan kazoo membuat lagu-lagu yang ada menjadi lebih dinamis dan serasa melempar saya pada sebuah dunia imajinatif dengan warna sephia sebagai latarnya. Album ini sangat cocok bagi kalian yang menginginkan ambience yang ceria dan pacifying, tepat untuk suasana santai setelah melakukan aktivitas yang melelahkan.

Kabar Dari Hutan

Sebagai gambaran bagi kalian yang belum pernah mendengar lagu-lagu karya Pygmos ini, vocal Zenith di Album Kabar Dari Hutan ini mengingatkan saya pada vocal Daniela Andrade, solois asal Canada yang dikenal dengan lagu cover versionnya.

Buat kalian yang belum memiliki album Kabar Dari Hutan ini, cek cara memesan album ini di link ini, karena album ini hanya diproduksi saat kalian memesannya alias made to order, setiap paket album dibuat khusus untuk kalian. Dan jika sudah punya album ini selamat menikmati dunia imajinasi kalian, haha!

Advertisements

Komentar