Advertisements

Komik-Komik yang Lebih dari Sekedar Bagus di Webtoon Challenge

Pernahkah kalian berjalan-jalan pada suatu tempat keramaian semisal pasar, festival, atau karnaval yang menjajakan barang-barang dengan harga murah, baik bekas maupun baru dan tanpa sengaja menemukan benda yang menarik perhatian kalian?. Sebegitu menariknya benda itu sehingga membuat kalian berpikir kalian sangat beruntung bisa mendapatkan benda itu di tempat yang tidak terduga sebelumnya. Analogi seperti ini yang saya alami pagi ini. Saya menemukan benda, lebih tepatnya komik, yang sangat bagus untuk ukuran saya di Webtoon. Komik lokal karangan anak bangsa (cieh).

Bagi kalian penggemar komik, aplikasi webtoon tentunya bukan barang baru dan bisa jadi adalah aplikasi favorit untuk membaca komik karangan komikus dari beragam negara di Asia termasuk Indonesia. Begitu juga dengan saya. Webtoon saya ibaratkan seperti sebuah mall yang menyediakan tempat bagi pengusaha untuk berjualan. Pengusaha dalam konteks ini tentu saja komikus yang bermaksud untuk menjajal karyanya untuk pembaca lebih luas. Saya adalah penggemar cerita horror dan tentu saja membuat tab favorit saya penuh diisi komik dengan genre horror. Komik horror favorit saya sebagian besar dikarang oleh komikus dari Korea.  Ceritanya fresh, unik dan tentu saja menyeramkan ditambah dengan ilustrasi yang sangat baik. Betah dibuatnya untuk membaca berlama-lama serta pembaharuannya yang teratur seminggu sekali atau dua kali sehingga selalu ada kelanjutan yang dinanti setiap minggunya.

Pada suatu waktu saya menjelajah lebih jauh ke dalam aplikasi ini untuk mencari komik bergenre horror lainnya. Tentu pilihan saya akan jatuh pada komik dengan ratting 9 ke atas yang memberikan jaminan kualitas cerita dan gambar yang baik berdasarkan polling pembaca Webtoons. Dan pada akhirnya saya tiba pada fitur Webtoon Challenges  dimana di dalamnya memuat komik-komik karangan komikus lokal yang diperlombakan untuk dapat dimuat reguler di webtoon. Saya menjelajah komik bergenre horror dan menemukan beberapa komik yang menurut saya terlalu bagus sehingga membuat karya komikus lainnya terlihat seperti liliput. Dan ya, saya merasa beruntung bisa membaca komik tersebut pada tempat yang tidak saya duga, Webtoon challenges. Kenapa tidak saya duga? karena saya sempat meremehkan kualitas komik-komik dalam Webtoon challenges (maaf maaf) sebelumnya. Beberapa diantaranya memiliki kualitas ilustrasi yang sangat buruk yang membuat saya seringkali melewati fitur ini ketika menjelajah Webtoon. Saya sempat berpikir kualitas komik dalam fitur ini di bawah selera saya.

Lalu, apa saja komik yang ‘terlalu bagus’ itu? dan alasannya kenapa?, berikut akan saya paparkan secara singkat.

 

1. Leraar Beskap Hitam

Leraar-Beskap-Hitam

Jangan tanya saya apa arti kata leraar, saya pun tidak tahu. Tapi saya menduga leraar adalah kata dalam bahasa Belanda. Ya, cerita di dalam komik ini berlatar belakang  Jawa pada masa penjajahan Belanda. Bahasa yang digunakan pun campuran antara Indonesia, Jawa dan Belanda. Komik ini baru diterbitkan empat episode, jadi masih dalam tahap perkenalan tokoh dan latar belakangnya. Cerita yang dibangun tergolong unik karena tidak menunjukkan kalau komik ini bergenre horror. Tidak ada adegan misteri,mistik, hantu dan sebagainya. Lurus saja seperti cerita drama. Cerita yang lurus dan ringan ini dibalut dengan ilustrasi berkualitas luar biasa. Pernah menonton film kartun keluaran studio Ghibli? persis seperti itu.

Penggunaan bahasa campuran antara bahasa Indonesia, Belanda, Jawa bahkan serapan dari bahasa Tiongkok membuat khazanah budaya dalam komik ini sangat tinggi. Meskipun menggunakan bahasa campuran, yang bahkan dalam kolom komentar ada banyak kritikan untuk menyertakan terjemahan dari kata-kata dalam bahasa asing terutama kata-kata dalam bahasa Belanda, tidak sulit untuk dapat mengikuti cerita dalam komik ini.

Kekurangan dari komik ini adalah masa terbitnya yang tidak berkala. Episode terakhir dimuat pada tanggal 28 Oktober 2015 atau sekitar 3 bulan yang lalu. Membuatnya lambat laun akan tenggelam di dalam fitur  Webtoon Challenges. Saya memberikan nilai 10 untuk komik yang dikarang oleh Dimaz Sadewa ini.

 

2. Delusions

webtoon-delusions

Delusions berisi kumpulan cerita horor yang sedikit absurd. Dimana hal yang tidak masuk akal menjadi mungkin. Judul pertama “In the Water” berkisah tentang seorang remaja bernama Carmen yang tinggal berdua dengan ayahnya di sebuah pondok kecil di tepi danau. Suatu hari, ia bertemu dengan makhluk penunggu danau tersebut dan Carmen mendapat sebuah batu ajaib yang dapat mengubah dirinya menjadi ikan. Awalnya ia sangat senang berenang bebas bersama makhluk tersebut, namun kemudian……

Paragraf di atas adalah pengantar sebelum membaca Komik karangan Eleonora Ananda (Nan Nan) ini. Ceritanya tergolong sederhana dan masih dalam tahap pembentukan imajinasi latar. Siapakah tokohnya, latar wilayah dan latar waktu cerita. Namun yang menarik dalam komik ini adalah ilustrasi yang sangat baik dengan tone colour yang tidak biasa, nuansa sephia. Belum terlihat nuansa horror dalam cerita ini, kecuali pada bagian si ikan duyung yang menampakkan diri. Seperti halnya komik Leraar Beskap Hitam, Delusions juga terbit tidak teratur dan terakhir terbit pada tanggal 14 Oktober 2015.

 

3. See.n

webtoon-seen

Komik ini baru terbit sebanyak 3 episode. Masing-masing episode memiliki cerita sendiri dan menurut dugaan saya adalah ilustrasi pengalaman menyeramkan  pengarangnya. Komik ini dikarang oleh akun Panda itu Seram. Cerita yang diangkat kaya akan nuansa lokal. Ada episode yang menceritakan pengalaman horror di kampung pedalaman Sulawesi dengan permukiman yang bangunan rumahnya berupa rumah panggung. Cerita horror yang dibangun tentu saja  berhubungan dengan makhluk jadi-jadian pengguna ilmu hitam lengkap dengan mitos-mitos dibelakangnya. Yang membuat saya kagum adalah ilustrasinya yang sangat apik dan tertata dengan baik. Mirip seperti layout pada komik-komik horror karangan komikus Korea yang sudah diterbitkan reguler di Webtoon. Komik ini terakhir terbit 3 bulan lalu, yaitu 1 Oktober 2015 dan setelahnya tidak ada kelanjutan lagi. Sangat disayangkan memang, namun bagi saya masih sangat layak untuk ditunggu.

 

Ketiga komik di atas membuat saya semakin menghargai karya komikus dalam negeri. Sampai pada kualitas tersebut adalah pencapaian yang luar biasa menurut saya. Tidak kalah, ah bahkan lebih baik dari karya komikus asing yang sudah terbit reguler di Webtoon. Semoga saja komik-komik ini dapat terbit secara teratur dan menjadi inspirasi bagi komikus muda lainnya untuk meningkatkan kualitas komik mereka.

Advertisements

Komentar