Advertisements

Dawn of the Planet of the Apes [Review]

Review Dawn of the Planet of the Apes

Lupakan robot-robot yang menunggangi dinosaurus, kera-kera penunggang kuda adalah ide paling gila yang pernah saya lihat pada sebuah film.

Bagaimana bila manusia, yang selama ini diagung-agungkan sebagai satu-satunya makhluk dengan intelenjesi paling tinggi di bumi, terancam eksistensinya oleh makhluk cerdas lainnya?. Terlalu jauh bila membayangkan alien atau makhluk lain dari luar planet Bumi. Ancaman itu datang justru dari “kerabat dekat” manusia, kera. Bila dalam film Man Of Steel, Kal-El dianggap sebagai jawaban dari pertanyaan “apakah kita sendirian di dunia ini?” maka kera adalah jawaban jawaban untuk pertanyaan yang sama dari film Dawn Of The Planet Of The Apes.

Film ini menggambarkan dengan sangat baik bagaimana kera dan manusia berbagi satu sifat alami yang sama, yaitu secara naluriah mempertahankan eksistensi melalui deliniasi wilayah, populasi dan sumber makanan. Bagaimana manusia maupun kera hidup secara kolektif, membentuk strata social, memilih pemimpin dan menjaga sumberdaya untuk tetap bertahan hidup. Keberadaan ego sebagai salah satu pengejawantahan kecerdasan menjadi pemantik dalam persaingan antar spesies ini. Akan selalu timbul kecurigaan, ketamakan, dan sifat chauvinisme yang menjadi alasan mengapa masing-masing spesies akan selalu menganggap diri mereka berbeda dan unggul.

Saya kira rating 8,6 yang diberikan oleh IMDB untuk film ini sangat pantas untuk menjadi rujukan bagi kamu yang belum menyaksikannya di bioskop.

Apes-Together-Strong!

Advertisements

Komentar